Puisi minta ma af pada seorang ibu

Police have arrested a man for trying to snatch a MP5 submachine gun from a policeman.

2024.05.19 10:22 Aerodynamic41 Police have arrested a man for trying to snatch a MP5 submachine gun from a policeman.

Police have arrested a man for trying to snatch a MP5 submachine gun from a policeman. submitted by Aerodynamic41 to malaysia [link] [comments]


2024.05.18 19:23 xoxefo3952 Partner Life dari Cheezyweeze untuk Dibaca Gratis - Romansa Cerita Indonesia

WARNING! AREA 21+ Catharina Berntsen adalah seorang gadis berusia 20 tahun yang harus menghadapi kerasnya hidup. Dia memulai hidupnya dengan menjadi wanita bayaran. Pada akhirnya Catharina Berntsen bertemu dengan pemuda bernama Mischa Wagner, dari situlah awal mulai cerita yang harus dilewati dan dihadapi oleh Catharina. Namun, Ibu tiri Mischa yang bernama Gilly Brown tidak menerima kehadiran Catharina di rumahnya. Wanita itu merasa bahwa kedatangan Catharina adalah sebuah ancaman untuknya. Dia pun tidak tinggal diam, dia mencari cara untuk melenyapkan Catharina. Mischa mempunyai adik tiri bernama Marcel Brown dan ternyata Marcel menaruh hati terhadap Catharina hingga sebuah hubungan terlarang terjadi. - Jika kau hanya menjadikanku sebagai budak seks untuk melampiaskan kepuasanmu, maka aku akan menjadikanmu sebagai mesin uangku - Read more
submitted by xoxefo3952 to Novelideas [link] [comments]


2024.05.15 02:05 DanielAnakBudi Sebuah harapan dibalik orang yang tidak berduit

Di post ini, aku mau cerita bedasarkan kisah nyata dari sebagian besar orang yang pernah ngobrol sama aku (plus dengan pengalamanku pas bersama mereka) dan mungkin ini bisa menggerakkan hati atau kita makin positif sih. Ada 2 cerita yang bakalan aku bahas, dan kalian bisa pilih aja mau cerita mana yang mau kalian baca. And ofc, i make it short to save everyone's time.
The story has 2 perspective : Gojek, dan Tukang parkir (niatnya mau ada tambahan 1 lagi, yaitu cerita tentang guruku.. maybe next time i guess.)
Let's start with Gojek.
Gojek Kejadian ini terjadi pasca tahun 2021-an (kalo ga salah). Ceritanya, Sahabat jauh dari solo pulang ke sentul dan aku main sama beliau sambil ngobrol bareng kondisi-nya disana. Kami bercengkrama sampai dengan jam 8 malam, dan aku memutuskan untuk pulang (karena nyokap udah nyariin). Aku akhirnya dianterin pulang dengan mobil nyokap sahabatku yang kebetulan lagi satu jalan dari AEON. tapi, aku denger kabar kata-nya bokap-nya temen tiba-tiba sakit dan Nyokap-nya perlu beli obat. Aku nawarin untuk nemenin beli obat + nunjukin apotik terdekat, tapi akhirnya aku cukup minta diberhentiin aja di Lampu merah dekat CCM. Karena aku takut-nya mengganggu juga + takut pulang kemaleman. Cukup ucapan semoga cepat sembuh, dan akhirnya pergi ke kantor polisi perempatan CCM buat pesan Gojek.
Jujur, aku kaget ketika yang dateng ketika pesen Gojek yang dateng adalah perempuan. Aku ga permasalahin kamu kerja jadi apa... tapi dengan kondisi malem seperti ini dan beliau berani narik Gojek? oh my. That's a daring move and deserve my respect. Tapi pas aku mau naik, beliau bilang.. ini baru pertama kali dia ambil pesanan malem-malem dan kebetulan aga capek (kalo ga salah inget). Aku tawarin untuk ngendarain motornya (it was a scoopy. its has good handling but slow as snail speed. but it has good fuel economy. hehe, maaf terlalu mendiskripsikan motornya).
Kami ngobrol di jalan dong... tanya-tanya abis ngapain dan ini itu. Sampai aku nanya ke beliau "Ibu kenapa mau kerja jadi Go-Jek?". Beliau dengan lumayan santai-nya bilang something along like "Karena ada-nya ini pada saat ini, dan saya harus membiayain kedua anak saya". Aku sambil mengucapkan maaf nanya kepada beliau "Maaf bu, saya kalo boleh nanya.. Suami ibu apakah tidak kerja?". Beliau bilang "Suami saya kabur". That bring a chill on my spine... karena ini ngobrol secara langsung. Beliau bela-belain Nganter barang sampai malam, dan bahkan nyoba nge-gojek. it's somewhat shows how mother figure should always be. She wants nothing but her kids to become succeed and didnt end up like her.
And today 2024, i share her story to here... it shows that maybe even at the very rock bottom, you cannot see down but only up. and you need to keep on going whatever your situation is.
okay, Mari kita langsung aja cerita kedua.
Tukang Parkir Mixue Miksu (ga boleh nyebut merek meskipun keliatan dikit, atleast its for the sake of the funni)
Nah, ini sebenarnya kejadian yag masih baru-baru banget. Cerita-nya ini abis ngampus.. Karena lagi kepengen makan eskrim, pergilah aku ke Miksu deket Sate Tegal Laka-laka yang ada di cibinong. Kebetulan disitu ada tukang parkir (yang kebetulan sering ketemuan dan dia ramah).. ngobrol lah aku sama beliau. He give me many wise words dan saran sebelum beranjak ke dunia yang bener-bener dewasa. it was all fun and game.
But then, i ask him... "Tapi pak, dengan pemikiran dan wawasan yang luas. Kenapa bapak jadi tukang parkir?" He said ketika beliau di pelabuhan tanjung priuk, dulunya dia kerja sebagai pengangkut barang dan disukai sama bos-nya karena etos kerja-nya yang tinggi (Sambil nunjukin kertas kerja-nya, dan dokumen penting lainnya ketika kerja di pelabuhan tanjung priuk. I was surprised how did he trust me to the point to show me this). He got paid handsomely, dan dia kerja dari pagi ke pagi. Sampai ketika orang dalam plays along dan kompetisi yang ga sehat mulai masuk. Dia suka disenggol dan begitu sebagai-nya... dan bahkan sudah berfikir kalo sebagai pengangkut barang udah bukan passion dia lagi (karena terkadang dia mesti berantem pas ngangkut barang di jalan entah sama pungli, dll).
Dan dimasa dimana dia udah kepala 5 atau 6 ini (kalo ga salah). Dia hanya ingin meninggal dengan tenang aja. Dia bilang sama aku "Keinginan muda dan tau pasti berbeda. Semakin kamu tua, kamu semakin belajar kalo dalam hidup itu ga semuanya bisa kamu dapatkan. tapi kamu ga boleh nyerah, dan harus tekun".
He's respectable person... even as tukang parkir. Maybe some people doesnt have a choice and ended up like him. Bahkan orang berjasa kayak beliau aja di-injek". like damn..... Hope he's having a good day
That's the story for today folks. Have a good day !
edit : typo :b
submitted by DanielAnakBudi to indonesia [link] [comments]


2024.05.12 11:27 AkaunSorok The dark side of Islam is a pathway to many abilities some consider to be unnatural.

The dark side of Islam is a pathway to many abilities some consider to be unnatural. submitted by AkaunSorok to MalaysianExMuslim [link] [comments]


2024.05.12 11:04 nazrilaizudinn Berapa ramai ibu susuan yang diperlukan untuk menyusu seorang anak supaya seluruh penduduk Bumi menjadi mahram kepada anak tersebut?

Soalan pada tajuk.
Seperti yang kita (umat Islam) ketahui, ada tiga sebab untuk menjadi mahram iaitu melalui nasab, perkahwinan dan penyusuan. Pada kali ini, kita berfokus kepada penyusuan.
Seorang anak menjadi mahram kepada ibu susuan apabila anak yang disusukan berumur bawah 2 tahun dan disusukan 5 kali kenyang.
Hal ini membolehkan hubungan kekeluargaan terjalin antara anak tersebut dengan keluarga ibu susuan walaupun kedua-dua mereka itu tidak berkait/ajnabi (ataupun juga berlainan agama!) sebelum penyusuan. Hal ini secara tidak langsung juga memungkinkan seseorang anak menjadi mahram kepada seluruh dunia.
Sekiranya seluruh penduduk dunia menjadi mahram kepada seseorang anak, maka anak tersebut berhak untuk memandang semua penduduk bumi tanpa mengira jantina (asalkan tak berahi/bernafsu). Selain itu, anak tersebut boleh tinggal bersendirian/berduaan dengan semua penduduk bumi tanpa syak. Tiada batasan pergaulan antara anak tersebut dengan seantero populasi bumi (batasan setara dengan keluarga nasab). Semua perkara yang halal di kalangan keluarga nasab anak, halal juga kepada keluarga susuan anak tersebut.
Namun, anak tersebut tidak boleh berkahwin dengan sesiapa pun diseluruh dunia. Maka, anak tersebut tiada dapat menyambung nasabnya.
Bagi saya ini ialah soalan yang menarik untuk dibincangkan pada MLATS. Mungkin juga layak untuk dijadikan video standalone.
sumber rujukan: BAYAN LINNAS SIRI KE-70: ISU BERKENAAN IBU SUSUAN & PELBAGAI HUKUM (KAD ATAU SIJIL SUSUAN) https://muftiwp.gov.my/ms/artikel/bayan-linnas/1138-bayan-linnas-siri-70-isu-berkenaan-ibu-susuan-pelbagai-hukum-kad-atau-sijil-susuan
submitted by nazrilaizudinn to Ajar_Malaysia [link] [comments]


2024.05.07 15:33 Ptg_Menyerah ULPT: Jangan cepat mandiri kalau sibling kalian belom

EDIT: Okay guys noted, setelah balas2an dgn bbrp dr kalian gw rasa main disagreement nya adalah apakah keadilan ortu adalah hak dasar seorang anak.
Yg mana gw rasa iya karena mereka dengan sadar bikin lebih dari 1 (unless kembar)
Tapi general consensus sepertinya bebas aja sbg ortu mau bikin brp dan alokasi nya bagaimana.
Interesting dan yaudah no hard feelings. Thanks for your thoughts guys.
Original post below

Okay first of all, ini akan terkesan perhitungan banget atau jahat emang tergantung perspektif kalian terhadap keluarga. But hey this is real.
Bagi kalian yang umur 20an menjelang mandiri, dengan ortu yang masih support sibling lain. Gw sarankan jangan mau mandiri cepet2 dan tidak membebani ortu. Karna tidak ada garansi sibling kalian akan melakukan hal yang sama.
Apalagi kalau kalian younger sibling dan older sibling kalian belom mandiri, janganlah kalian mandiri duluan karna youre missing out and punishing yourself.
Menurut gw paling fair adalah younger sibling mengikuti umur mandiri si older sibling. Karna gini.
Misal ada 2 saudara, si anak pertama A dan anak kedua B
Si A managed to land a good job dan bisa mandiri di umur 25. Setelah umur 25 si A gak minta duit sepeserpun dari ortunya.
Di saat ini si B masih umur 20. Tetapi seiring waktu jalan, ternyata si B baru bisa mandiri di umur 32. Dimana berarti ada gap 7 tahun dimana duit ortu mengalir ke si B namun tidak ke si A.
7 years is a long time. Asumsi aja miara anak dewasa idup itu kalo middle class bisa 6 juta sebulan makan minum, sabun, bensin, kuota dll nya.
6 juta x 7 tahun = 504 juta!!!
Kalau warisan kalian nanti misal ada 2M, eh dibagi rata masing2 1M.
Padahal ternyata kalo diitung2 itu si B dapet 1.5M loh! Hanya karna si A cepet2 mandiri.
Ini secara gak langsung menghukum si A padahal si A yang perform better. Dan yang perform worse justru di reward dengan extra support tersebut.
Jadi menurut gw, kalo kalian anak pertama, diskusi dulu sama ortu dan sibling, tetapkan umur mandiri di umur berapa, dan terapkan harga mati umur sekian both of you harus mandiri.
Kalo kalian anak yang kecil, simply contek aja kakak kalian mandiri umur berapa supaya fair. Kalau salah satu ada kendala, harusnya di balancing pada aset warisan.
Itu 500jt aja masih ilustrasi, gw bahkan liat sendiri yg lebih parah wkwkw.
Jadi walau kalian udh bs mandiri, kalo masih gak fair, menurut gw charge aja expenses kalian juga ke ortu kalian dan uang kalian ditabung.
Sebenernya ini juga bisa di apply kalau ortu yang bergantung pada anak2, tapi misal cuma si A yang bisa nanggung biaya hidup ortunya.
Aset nya disimpen, hidup dari uang si A, eh pas bagi warisan dibagi 2 rata. Itu jg gak bener dan menghukum yang mampu.
Sekian ULPT nya. Wdyt?
submitted by Ptg_Menyerah to finansial [link] [comments]


2024.05.04 19:20 demascus2 Stingray straps on blue portofino?

Stingray straps on blue portofino?
Do you think this will match together?
submitted by demascus2 to Watchstraps [link] [comments]


2024.04.30 19:34 JackCooper_7274 I need help controlling DC motors with an Arduino

Hello! I am just looking for some pointers on how to use an external (wired) controller to control a couple of 12v DC motors. I have an arduino uno, an XY-160D motor driver, and two of the aforementioned 12V DC motors, which I am powering with a 12v battery. I am not super experienced when it comes to coding, everything I work on is purely mechanical (see profile). I have done some very simple OLED screen and servo motor stuff, but that's about it.
This is the controller I'm using, and I have no problem running the program through a PC
submitted by JackCooper_7274 to arduino [link] [comments]


2024.04.26 19:28 kitten1932 Just did my third LPDP interview, gimana sih cara LPDP assign pewawancara ke peserta?

Hi all, ini post pertamaku di reddit since I never had any inclinations to write any. In this case however, aku bener-bener merasa frustasi dan sedih. Aku merasa butuh pov dari orang lain mengenai what has happened during my interview process di LPDP (ku sudah cerita ke orang-orang terdekat, so reddit is not my only place to vent). Didn't find any relevant subreddit, jadi maaf kalau misalnya kurang tepat ya postingannya :(
Hari ini adalah seleksi substansi LPDP ketiga yang sudah kujalanin. Tahun lalu aku daftar 2 kali, dua-duanya gagal di seleksi substansi juga. Pengalaman ku di previous rounds was okay, tiap gagal aku bisa derive sekiranya kenapa sih aku gagal dan try to improve so that I can hopefully succeed di next attempt. Ga pernah juga punya masalah dengan interviewernya. Tapi hari ini aku kedapetan interviewer yang sangat "wah".
Saat pertama kali perkenalan, karena namaku itu sama dengan salah satu penyanyi barat (lets's call her Cecille), interviewer ini (let's call him A) bercanda dan bertanya "wah, kok Cecille ga nyanyi?". Aku balas "Hahah, kalo saya Cecille yang penyanyi itu saya gabakal ada disini pak". His reply was "Iya bisa bedain kok, Cecille mah gemuk kamu engga kok".
Okay, mungkin si bapak A ini memang typical ignorant boomer yang suka becancain fisik wanita. It was a small (albeit tetep unsolicited) comment. I ignored it. Btw disini interviewernya ada 3 ya guys:
  1. Bapak A
  2. Ibu B
  3. Ibu C
Mulailah interviewnya. Awalnya masih aman, Ibu B yang sepertinya psikolog nanya-nanya soal psychological things. It was amicable and respectful. Ketika gantian ke Ibu C, mulai ditanyakan apasih yang mau kucapai di S2 ini, kenapa milih negara yang mau kutuju, dan lain sebagainya. Aku membahas banyak hal dan memang kedapetan pembahasan seperti kenapa aku ga milih S2 di Indo dan apa masalah yang mau ku solve di Indo ini. Disini aku banyak bandingin apa aja yang masih kurang di Indo dibandingin LN. Aku mengingat bahwa hal-hal yang ku bahas itu mostly dari apa yang sudah ku riset, dan dari Ibu C pun juga ga menyangkal data-data yang kubawa. Out of nowhere Ibu C bertanya:
"Oke, kalau gitu misalnya nanti kamu sudah disekolahkan ke LN menggunakan pajak negara yang kamu bodoh-bodohi ini, kamu baka abdcdef...?"
It wasn't the exact wording ya, tapi kira-kira mirip seperti itu. Aku pun kaget karena sepertinya aku memberikan impresi merendahkan Indo dari statement-statement sebelumnya. Aku tidak merasa sudah mengatakan hal yang out of line, tapi aku mikir kalau intensi kita itu mungkin belum tentu dianggap orang dengan tepat. Jadi sebelum menjawab pertanyaan sebenarnya, aku mencoba untuk minta maaf.
Aku: "Oh, bu sebelumnya minta maaf ya kalau saya ngasih impresi seperti membodoh-bodohi Indonesia, saya-" (ini langsung dipotong, dan memang dalam interview bersama Ibu C ini beliau cukup sering memotong pembicaraanku)
Ibu C: "Oh gapapa gapapa. Kan kamu punya asumsi, saya tidak menyalahkan asumsi kamu. Lanjut langsung jawab aja pertanyaannya."
I feel weird. Somewhere during the interview, perkataanku di misinterpret and I can't pinpoint perkataan mana yang menghasilkan impresi itu. Tapi yasudah, aku lanjutkan interviewnya. Akhirnya giliran si Pak A yang menginterview saya.
Guys, it wasn't an interview. The guy literally went batshit crazy. Dia nguliahin aku dan in any given time dia ingin bertanya, dia lakuin itu untuk mojokin aku.
Basically dia punya asumsi bahwa aku ini some arrogant S1 graduate yang gatau apa-apa dan aku nantangin senior-senior yang ada di bidang yang mau kutempuh di S2 (which is him, apparently). Some notable quotes:
"Kamu ini kan istilahnya baru punya gelar S1, tapi seakan-akan lebih tau dari senior-senior di bidangmu yang udah bertahun-tahun di bidangnya"
"Kamu pakai kata 'doang', itu offensive loh" => this is the only tangible indication of where I went wrong, whether whatever data I stated previously was incorrect or not I would never know.
"Kamu manggil saya dan ibu B dan C pakai kata 'kak' itu ga oke loh. Ya mungkin karena kamu kerja di tempat semacam (insert a startup name here)"
Iya, dia marah karena aku sering slip up manggil 'kak' dan dia cukup merendahkan hal itu karena dia melihat itu culture dari startup. But ffs, di startup we don't even use 'kak', we directly use names.
Selain itu dia berusaha menchallenge studi yang mau kulakukan, tapi dia bener-bener gamau dengerin apapun yang kujawab. Dia seperti sudah punya definisi sendiri dan gamau sama sekali untuk menerima apapun yang aku coba jelaskan, ketika aku berusaha untuk menjelaskan dengan elaborate (because it is a complex subject dan a straightforward answer is not gonna cut it), dia bakal motong pembicaraanku, mengulang pertanyaannya secara memaksa dan menyerang hal-hal kecil yang bisa dia serang (nitpicky). From this convo (if it can be called a convo at all), pak A ini ga melihat apa yang mau aku pelajari itu sesuatu yang real tapi dia juga ga mencoba untuk mendengar apa yang mau kusampaikan. Dia lagi-lagi kembali ke gagasan bahwa aku ini sok tau dan ga seharusnya aku merendahkan (dan memakai kata 'doang') in the first place. Semua point yang dia bawa ke argumen ini sebenernya bisa kusanggah dan ingin sekali rasanya aku menjelaskan pov ku, but he really didn't give a damn.
Bahkan I tried apologizing 2 times untuk own up to my possible mistakes. I don't want to offend anyone, dan aku ingin bisa kembali untuk membicarakan yang seharusnya dibicarakan di seleksi substansi pada umumnya. Tapi semuanya tidak didengar karena langsung dipotong.
Aku nahan nangis sepanjang sisa interview itu, karena aku ga dikasih kesempatan untuk present my case, kenapa aku mau kuliah S2 dan apa yang membuat aku bisa mencapai goal yang ingin kulakukan setelah lulus S2. He didn't even ask about the universities I want to go to (padahal aku udah dapet LoA di salah satu uni bagus di UK). Mind you, ini question ter-basic sepanjang sejarah seleksi substansi LPDP yang memang harusnya dibahas. Dan semua ini terjadi karena pak A benar-benar ga professional dalam mengatur emosinya sebagai pewawancara. Honestly kalau memang benar aku membuat kesalahan during the interview, I would own up to it. Tapi mau membuat kesalahan seperti apapun, ga seharusnya pak A malah merendahkan aku, memojokkan aku dan memotong pembicaraanku di setiap saat dia rasa aku ga menjawab sesuai ekspektasinya. Interview dengan pak A itu bahkan 80-90% dia yang berbicara, bukan aku sebagai peserta yang diberikan waktu untuk bercerita.
Pada akhirnya, interview selesai dan aku diberikan waktu untuk mengatakan closing statement. Disitu aku berterima kasih dan juga mengharapkan mereka untuk sukses, walaupun pak A hanya menjawab "Kok jadi kamu yang pengen kita sukses, harusnya kita yang doain kesuksesanmu. Kita mah disini diem-diem aja hahaha".
Segera setalah aku leave Zoom meetingnya, aku melepas tangis selama kurang lebih 2 jam :')
Aku ini orangnya sangat berhati-hati dalam bicara dan dari semua good feedback yang orang kantorku sering kasih, strong point ku selalu ada di bagian komunikasi (especially since I work as a software engineer). Aku juga sangat nyaman melakukan interview, I consider it as my forte during any selection process. Aku ga nyangka journeyku selama 1,5 tahun kebelakang dalam persiapan S2 ku akan berakhir karena aku give a wrong impression during the interview. So much time and money wasted.
It makes me wonder, sebenarnya gimana sih pihak LPDP memilih seorang interviewer? Identitas interviewer disamarkan sehingga aku juga gabisa nebak-nebak apa sih profesi si pak A ini. I guess they do it on purpose supaya gaada kasus sakit hati seperti diriku yang berujung fatal ya haha.
Anyway, aku sayangnya gabisa ngasih banyak detail mengenai banyak hal karena mau maintain anonymity jadi pasti gabisa determine apa yang went wrong gitu. Aku pun masih gatau aku terdengar seperti apa pas interview sehingga bisa memancing respon seprti itu dari pak A. All that I have done itu cuma ngisi survey setelah interviewnya, disitu aku complain mengenai treatmentku dalam interview kali ini. Tapi entahlah, kayaknya gaakan ada tanggapan apapun dari pihak LPDP.
Yang udah baca sampai sejauh ini, terima kasih yaa. Semoga kalian sehat-sehat terus dan terhindar dari orang-orang seperti pak A (dan mungkin dari orang arogan seperti diriku lol).
submitted by kitten1932 to indonesia [link] [comments]


2024.04.22 08:27 theironprince88 Pajak norma freelancer

Halo aku tahu topik ini udah sering banget dibahas jadi maaf banget buka thread baru tapi mau minta konfirmasi dan saran dari kalian semua.
Tanya:
  1. Kalo freelance dari perusahaan US gini masuknya penghasilan luar negri atau dalam negri? (Btw uang yg masuk di rekening ku IDR walau di kontrak USD)
  2. Apakah benar berarti tidak bisa menggunakan penghitugan NPPN?
  3. Saat isi SPT menggunakan norma nanti akan muncul dikolum penghasilan dalam negri(di halaman induk) apakah memang begitu?
Makasi sebelumnya
Terimakasih.
submitted by theironprince88 to finansial [link] [comments]


2024.04.21 13:25 abdulsamri89 ‘Bayi Dewasa’ sudah ada rangkaian sosial

‘Bayi Dewasa’ sudah ada rangkaian sosial
WEARING DIAPERS EVEN THO GROWN ASS MAN!!!WHAT THE FUCK??? NEVER KNEW THIS KINDA PEOPLE EXIST ...😱😱😱😱
KUALA LUMPUR: Individu bergelar bayi dewasa atau sindrom bayi dewasa sememangnya ada.
Namun, pengamal gaya hidup ‘Adult Baby Diaper Lover’ atau (ABDL) itu sukar dihidu.
Mana tidaknya menjalani hidup sebagai orang dewasa seperti biasa tetapi keinginan, tabiat menjadi bayi serta kelengkapan semuanya ada di rumah.
Adam, bukan nama sebenar, merupakan individu yang mengakui mempunyai sindrom berkenaan.
Daripada keseorangan, dia kini miliki kenalan yang mempunyai minat sama.
Berkongsi dirinya menghidap ABDL Adam, 35 dari Petaling Jaya berkata keinginan menjadi bayi bermula sejak usianya 13 tahun, ketika melihat adiknya memakai lampin.
“Satu hari saya rasa nak cuba pakai lampin adik saya, masa tu kecil lagi..
“Saya ambil lampin adik saya senyap-senyap, saya cuba pakai dan muat..Masa tu timbul rasa yang sangat selesa,”katanya.
Tidak menghidap sebarang masalah kesihatan, Adam yang juga seorang jurutera berkata sejak itu juga perasaan ingin menjadi bayi mula bercambah.
“Bermula hari itu saya pakai, ibu bapa tak pernah tahu..saya ingat benda ni pelik.. Tapi bagi saya bila saya pakai lampin saya rasa sangat selesa tenang dan apa yang ada dalam naluri saya cuma nak pakai lampin,”katanya.
Menurutnya lagi, dia tidak menyangka keinginan pelik itu bukan berlaku pada dirinya sahaja.
Malahan segala kelengkapan bayi dewasa turut dijual di platform komuniti itu.
“Dengan kemajuan terkini, saya terjumpa kumpulan yang ada naluri sama macam saya.
“Segelintir mereka hanya suka pakai lampin manakala ada sesetengah lagi berkeinginan menjadi bayi dan ada yang sukakan kedua-duanya.
Walaupun sudah enam tahun mendirikan rumah tangga dan dikurniakan seorang cahaya mata sehingga kini sisi lain-nya itu tidak diketahui isterinya.
“Saya takkan pakai lampin depan isteri atau keluarga, tapi kalau saya kerja, di luar kawasan hampir sepanjang masa saya akan pakai lampin.
“Contohnya, tiap kali saya pergi gym, mendaki, di mana-mana sahaja kalau ada peluang saya akan pakai,”katanya yang merupakan salah seorang daripada 148 ahli komuniti ABDL yang dikesan di media sosial
Tidak menganggap ianya pelik, dirinya juga tidak terdetik untuk bertemu doktor atau menjalani rawatan psikologi.
Pakar Psikologi Klinikal Kanak-kanak, Dr Noor Aishah Rosli berkata, ABDL adalah lebih kepada gaya hidup individu tertentu disebabkan kurang kasih sayang, ketidakseimbangan emosi dan tidak tahu cara menyalurkan emosi dengan betul.
“ABDL ni lebih kepada gaya hidup masyarakat tertentu melayani perasaan mereka. Saya ingin tegaskan bahawa ABDL buka satu masalah perubatan dan juga bukan masalah psikologi secara khusus tetapi gaya hidup sesuatu masyarakat itu.
“Namun Begitu gaya hidup ini pun termasuk elemen psikologi yang melibatkan emosi, tingkah laku orang dewasa yang tidak wajar,”katanya.
Ujarnya pengamal ABDL yang berkelakuan seperti bayi, merengek, minum susu, dan memakai lampin adalah budaya negara luar yang sukakan perhatian dengan kebanyakkannya berlaku dalam kalangan lelaki dewasa.
submitted by abdulsamri89 to malaysia [link] [comments]


2024.04.21 06:40 novkriz puhhh sepuhh ajarin dong puhh

puhhh sepuhh ajarin dong puhh
Pada zaman dahulu, tersebutlah kisah seorang puteri raja di Jawa Barat bernama Dayang Sumbi. Dia mempunyai seorang anak laki-laki yang diberi nama Sangkuriang. Anak tersebut sangat gemar berburu dia berburu dengan ditemani oleh Tumang, anjing kesayangan istana. Sangkuriang tidak tahu, bahwa anjing itu adalah titisan dewa dan juga bapaknya. Ketika kembali ke istana, Sangkuriang menceritakan kejadian itu pada Ibunya. Bukan main marahnya Dayang Sumbi begitu mendengar cerita itu. Tanpa sengaja dia memukul kepala Sangkuriang dengan sendok nasi yang dipegangnya. Sangkuriang terluka. Dia sangat kecewa dan pergi mengembara. Setelah kejadian itu, Dayang Sumbi sangat menyesali dirinya. Dia selalu berdoa dan sangat tekun bertapa. Pada suatu ketika, para dewa memberinya sebuah hadiah. Dia akan selamanya muda dan memiliki kecantikan abadi. Setelah bertahun-tahun mengembara, Sangkuriang akhirnya berniat untuk kembali ke tanah airnya. Sesampainya disana, kerajaan itu sudah berubah total.
Di sana dijumpainya seorang gadis jelita, yang tak lain adalah Dayang Sumbi. Terpesona oleh kecantikan wanita tersebut maka, Sangkuriang melamarnya. Oleh karena pemuda itu sangat tampan, Dayang Sumbi pun sangat terpesona padanya. Pada suatu hari Sangkuriang minta pamit untuk berburu. Dia minta tolong Dayang Sumbi untuk merapikan ikat kepalanya. Alangkah terkejutnya Dayang Sumbi ketika melihat bekas luka di kepala calon suaminya. Luka itu persis seperti luka anaknya yang telah pergi merantau. Setelah lama diperhatikannya, ternyata wajah pemuda itu sangat mirip dengan wajah anaknya. Dia menjadi sangat ketakutan. Maka kemudian dia mencari upaya untuk menggagalkan lamaran Sangkurian.

https://preview.redd.it/00zhln3vhrvc1.png?width=1340&format=png&auto=webp&s=66f1ef4b1beca6db52f61cbb2de4b283fea27427
submitted by novkriz to rdatadao [link] [comments]


2024.04.16 20:23 SplatInkling Pendapat Komodos soal Libertarianisme terutama dengan yang anti pemerintah?

Hi komodos, gw mau nanya tapi sebelumnya gw minta maaf klo ada salah kata karena ini agak politis dan juga yang ada di benak gw:
Jadi setelah gw nonton Park and Recreation, dan juga melihat meningkatnya postingan Anti-Pemerintahan di sosmed (termasuk disini) gw penasaran...
Apakah Netizen/Orang Indonesia seperti ini gk sadar bahwa mereka Libertarian?
Pasti ada aja Netizen/Orang Indonesia yang berpikiran:
  1. Ingin meminimalisir peran Pemerintah dalam Masyarakat, (Contoh: Ngapain ada Bansos, BOS, dan Subsidi klo endingnya gak tepat sasaran malah disalahgunain oleh penjabat).
  2. Menjunjung Pasar Bebas dan Kapitalisme tanpa intervensi dari pemerintah, (Contoh: Katakan Tidak kepada Hilirisasi dan TKDN, Pemerintah tidak boleh ikut campur).
  3. Anti banget dengan yang namanya Pajak, (Contoh: Ngapain bayar pajak klo endingnya malah dikorupsi).
  4. Berpikir bahwa Perusahaan Swasta lebih baik dari Perusahaan BUMN dan menginginkan BUMN diprivatisasi.
  5. Berpikir bahwa Jaminan Kesehatan semacam BPJS itu tidak berguna karena selalu defisit, antre lama, dll. lebih baik Jaminan Kesehatan yg Swasta punya.
Lima Point diatas itulah yang gw perhatiin selalu keluar dari mulut Netizen/Orang Indonesia terutama yg sudut pandangnya government bad / anti-pemerintah dan juga cocok dengan karakteristik Libertarian yaitu:
  1. Individual > Komunal
  2. Pasar Bebas > Pasar yang Diregulasi
  3. Kebebasanku > Kepentingan Sesama
  4. Katakan tidak pada pemerintah (regulasi, pajak, dsb)
Dan ini pertanyaan gw:
  1. Bagaimana Pendapat komodos tentang Libertarianisme?
  2. Adakah Komodos yang berpikir seperti point2 diatas sehingga cocok disebut sebagai seorang Libertarian?
Disclaimer:
Gw bukan Libertarian (Apalagi buzzer, amit2), gw cuma warga biasa (netral) yang masih percaya sistem pemerintahan masih berjalan mulus meskipun ada drama yang panas.
Gw penasaran sama sistem Libertarian ini karena entah kenapa ngeliat Netizen/Orang Indonesia yang anti banget sama pemerintahan (Beda sama kritik, apalagi yg ngebangun) itu karakteristiknya hampir mirip sama Libertarian ini, apalagi yg sering ngumbar data sesat dan kata2 yg gw enek ky: Wakanda, Konoha, SDM Rendah, IQ78 etc.
Also BPJS is blessing.
Terima Kasih
submitted by SplatInkling to indonesia [link] [comments]


2024.04.07 21:13 Alarmed-Barracuda125 cerita kampung

ongeng cerita rakyat yang pertama adalah cerita Malin Kundang. Cerita bercerita tentang seorang anak yang bernama Malin Kundang. Malin Hidup bersama ibunya di sebuah desa pesisir pantai Sumatera Barat.
Setelah beranjak dewasa, malin merantau ke kota dengan tujuan agar mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Setelah beberapa tahun, Malin Kundang kini sudah sukses dan hidup berkecukupan di kota, bahkan dia sudah menikah dengan putri dari seorang bangsawan.
Setelah menikah, istri Malin Kundang yang sedang hamil menginginkan untuk berlibur ke pantai. Karena sangat mencintai istrinya, Malin Kundang dan istrinya pergi berlibur ke pantai dan ternyata pantai tersebut adalah desa dimana ibu Malin Kundang tinggal.
Setibanya di pantai, ibu Malin Kundang yang sudah bertahun-tahun tidak bertemu anaknya, dan melihat dari kejauhan bahwa Malin Kundang datang, langsung menghampiri dan memeluknya.
Pada saat tersebut, Malin Kundang merasa malu dan tidak mau mengakui ibunya yang berasal dari desa. Sempat terjadi perdebatan antara mereka, ibu Malin Kundang pun kemudian merasa sedih sekaligus marah anaknya kini tidak mengakui dirinya sebagai ibunya.
Ibu Malin Kundang kemudian berdoa dan mengutuk Malin Kundang menjadi batu. Sembari menyesali perbuatannya yang sudah terlambat, dengan posisi bersujud Malin Kundang kini ternyata sudah berubah menjadi batu.
Melalui dongeng cerita rakyat Malin Kundang ini, anak-anak akan belajar agar tidak durhaka kepada orang tua mereka. hasil, Dayang Sumbi menggunakan syal ajaibnya untuk membuat cahaya dari timur sehingga seolah-olah fajar telah tiba. Sangkuriang merasa gagal untuk memenuhi syarat pernikahan dari Dayang Sumbi.
Sangkuriang yang merasa kesal dan gagal memenuhi persyaratan pernikahan dari Dayang Sumbi kemudian menendang perahu tersebut hingga terbalik dan perahu tersebut berubah menjadi gunung yang kini dikenal Gunung Tangkuban Perahu.
Sangkuriang tetap memaksa Dayang Sumbi untuk menikah, hal ini membuat Dayang Sumbi berusaha kabur dari Sangkuriang. Agar selamat dari kejaran Sangkuriang, Dayang Sumbi meminta bantuan kepada tuhan untuk membantunya.
Permintaan tersebut kemudian terkabul dan Dayang Sumbi berubah menjadi bunga Jaksi dan Sangkurian gagal menemukannya.

4. Dongeng Cerita Rakyat Roro Jonggrang

hasil, Dayang Sumbi menggunakan syal ajaibnya untuk membuat cahaya dari timur sehingga seolah-olah fajar telah tiba. Sangkuriang merasa gagal untuk memenuhi syarat pernikahan dari Dayang Sumbi.
Sangkuriang yang merasa kesal dan gagal memenuhi persyaratan pernikahan dari Dayang Sumbi kemudian menendang perahu tersebut hingga terbalik dan perahu tersebut berubah menjadi gunung yang kini dikenal Gunung Tangkuban Perahu.
Sangkuriang tetap memaksa Dayang Sumbi untuk menikah, hal ini membuat Dayang Sumbi berusaha kabur dari Sangkuriang. Agar selamat dari kejaran Sangkuriang, Dayang Sumbi meminta bantuan kepada tuhan untuk membantunya.
Permintaan tersebut kemudian terkabul dan Dayang Sumbi berubah menjadi bunga Jaksi dan Sangkurian gagal menemukannya.

4. Dongeng Cerita Rakyat Roro Jonggrang

submitted by Alarmed-Barracuda125 to u/Alarmed-Barracuda125 [link] [comments]


2024.04.06 21:57 rahardjohar Tradisi mudik menjelang Lebaran atau perayaan Hari Raya Idulfitri

Tradisi mudik menjelang Lebaran atau perayaan Hari Raya Idulfitri, menjadi momen yang sangat dinanti oleh para perantau. Seperti yang dirasakan Ummi Fatimah (25), seorang pemudik dalam program mudik gratis Pemprov Jateng.
Ibu muda itu bersama bayi dan suaminya, merupakan satu di antara peserta program Mudik Lebaran Gratis Tahun 2024 Jateng, yang dilepas di area Parkir Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII, Jakarta, Sabtu (6/4/2024). Senyumnya merekah karena berhasil mudik tahun ini.
“Ini sangat membantu, terutama saya yang penghasilannya pas-pasan. Menurut saya, ini sangat membantu dengan mudik gratis,” kata Ummi, ditemui di lokasi pemberangkatan.
Dia mengungkapkan, dengan mudik gratis, Ummi dan suaminya bisa menghemat setidaknya Rp1 juta untuk sekali perjalanan. Itu pun kemungkinan harga tiket bus bisa lebih tinggi saat mendekati hari Lebaran, yang bisa mencapai Rp900 ribu per orang.
“Terima kasih Pemprov Jateng, mudah-mudahan program mudik gratis ini ada terus dan lebih banyak lagi busnya,” harap Ummi.
Peserta mudik lain, Tukiyem (65), sangat berterima kasih dengan mudik gratis dari Pemprov Jateng. Sebab, ia bisa mengajak enam orang anggota keluarga, termasuk ibundanya Darsih (90). Apalagi dengan kondisi ibunya yang kesulitan berjalan, sehingga harus memanfaatkan kursi roda.
“Kami pedagang sayur yang tinggal di Condet, Jakarta. Saya bersama enam orang (anggota keluarga) bisa mudik ke Boyolali,” kata dia.
Tukiyem mengaku, kalau tidak ada program mudik gratis seperti sekarang, kemungkinan besar dia tidak akan pulang kampung, mengingat besarnya biaya yang harus dikeluarkan.
“Kalau tidak ikut mudik gratis ya enggak pulang. Kalau mau Lebaran, harga sudah mahal. Bisa Rp500 ribu lebih (per orang). Ada mudik gratis, kami sangat terbantu. Uangnya bisa untuk Lebaran,” ungkap Tukiyem, sambil menuntun ibunya di kursi roda.
Tak jauh beda diungkapkan Diyono (55), yang mudik ke Sukoharjo. Pria yang kesehariannya berjualan bakso di Jakarta ini sangat senang, karena mudik gratis bisa menghemat uangnya untuk Lebaran.
“Naik bus umum sudah berapa. Bus biasa saat Lebaran harganya bisa sampai Rp550 ribu sampai Rp600 ribu (per orang). Ikut mudik gratis sangat hemat Rp1 juta,” ungkapnya, di dalam bus yang siap berangkat.
Sedangkan peserta mudik lain, Sunarni (51), sangat berterima kasih dengan Penjabat Gubernur Jateng Nana Sudjana, karena dengan programnya, ia bisa mudik gratis.
“Mudah-mudahan tahun depan ada lagi. Saking senangnya sampai semalam tidak bisa tidur. Terima kasih kepada Pj Gubernur Jateng. Mudah-mudahan tahun depan ada lagi bisa bantu kami warga kecil,” ujarnya riang.
Lepas Pemudik
Sabtu (6/4/2024), Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana melepas para pemudik gratis, dengan mengibarkan bendera. Program itu untuk membantu masyarakat, terutama pekerja informal di wilayah Jabodetabek dan Bandung.
Total untuk bus dengan tujuan 35 kabupaten dan kota di Jakarta sebanyak 239 bus, dengan kapasitas 11.750 penumpang. Sedangkan untuk pemberangkatan dari Bandung sebanyak 17 bus, dengan kapasitas pemudik 850 orang. Total kapasitas mudik gratis dengan bus mencapai 12.600 orang.
“Ini pelepasan mudik Lebaran gratis Jateng. Ini dilaksanakan setiap tahun, yang akan terus kita tingkatkan karena sangat bermanfaat untuk masyarakat,” kata Nana kepada media di lokasi.
Menurutnya, mudik gratis itu diarahkan dan difokuskan pada masyarakat pekerja informal, dan untuk masyarakat Jateng di Jabodetabek dan wilayah Bandung. Adapun pekerja informal yang ikut mudik di antaranya adalah asisten rumah tangga, buruh bangunan, buruh pabrik, pedagang asongan, sopir, dan sejenisnya.
Nana berterima kasih dengan pihak-pihak yang turut serta dalam penyelenggaraan, baik Pemprov Jateng, Bank Jateng, PT Semeng Gresik, PT Jasa Raharja, Perum Perumnas, bantuan dari kabupaten dan kota, paguyuban perantau Jawa Tengah serta beberapa perusahaan. (Ak/Ul, Diskominfo Jateng)
submitted by rahardjohar to u/rahardjohar [link] [comments]


2024.04.06 20:24 Crafty-Group-6605 malin kundang

Dongeng cerita rakyat yang pertama adalah cerita Malin Kundang. Cerita bercerita tentang seorang anak yang bernama Malin Kundang. Malin Hidup bersama ibunya di sebuah desa pesisir pantai Sumatera Barat.
Setelah beranjak dewasa, malin merantau ke kota dengan tujuan agar mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Setelah beberapa tahun, Malin Kundang kini sudah sukses dan hidup berkecukupan di kota, bahkan dia sudah menikah dengan putri dari seorang bangsawan.
Setelah menikah, istri Malin Kundang yang sedang hamil menginginkan untuk berlibur ke pantai. Karena sangat mencintai istrinya, Malin Kundang dan istrinya pergi berlibur ke pantai dan ternyata pantai tersebut adalah desa dimana ibu Malin Kundang tinggal.
Setibanya di pantai, ibu Malin Kundang yang sudah bertahun-tahun tidak bertemu anaknya, dan melihat dari kejauhan bahwa Malin Kundang datang, langsung menghampiri dan memeluknya.
Pada saat tersebut, Malin Kundang merasa malu dan tidak mau mengakui ibunya yang berasal dari desa. Sempat terjadi perdebatan antara mereka, ibu Malin Kundang pun kemudian merasa sedih sekaligus marah anaknya kini tidak mengakui dirinya sebagai ibunya.
Ibu Malin Kundang kemudian berdoa dan mengutuk Malin Kundang menjadi batu. Sembari menyesali perbuatannya yang sudah terlambat, dengan posisi bersujud Malin Kundang kini ternyata sudah berubah menjadi batu.
Melalui dongeng cerita rakyat Malin Kundang ini, anak-anak akan belajar agar tidak durhaka kepada orang tua mereka.
submitted by Crafty-Group-6605 to u/Crafty-Group-6605 [link] [comments]


2024.04.06 19:17 Electrical-Site-703 sangkuriang

Dongeng cerita rakyat berikutnya dari Yumin kali ini adalah kisah tentang Sangkuriang. Kisah ini bermula dimana pada masa lalu sepasang dewa dan dewi melakukan kesalahan yang sangat besar hingga diusir dari kahyangan. Ketika dibuang dan turun ke bumi, dewa berubah menjadi seekor anjing bernama Tumang, sementara sang dewi berubah menjadi babi hutan bernama Celeng Wayungyang.
Suatu ketika seorang raja pergi berburu di hutan bersama kelompoknya, namun pada akhirnya raja ini terpisah dari kelompoknya. Sang raja kemudian buang air kecil, tanpa sengaja, air kencing sang raja ini diminum oleh Celeng Wayungyang.
Air kencing sang raja ini ternyata mengandung sedikit sperma sehingga dalam waktu singkat, Celeng Wayungyang langsung hamil dan melahirkan seorang putri.
Putri ini kemudian ditemukan oleh sang raja tanpa mengetahui bahwa putri ini adalah anak kandung dari sang raja.
Bayi perempuan ini kemudian diberi nama Dayang Sumbi. Ketika sudah dewasa, Dayang Sumbi tumbuh menjadi wanita yang sangat cantik. Ada banyak pria yang ingin menikahinya namun Dayang Sumbi tidak menginginkan hal tersebut.
Suatu ketika Dayang Sumbi yang sedang menenun kehilangan gulungan benang miliknya. Dayang Sumbi merasa sangat sedih dan berjanji bahwa yang menemukan gulungan benang tersebut akan diberikan hadiah.
Jika yang menemukan gulungan benang tersebut adalah seorang perempuan, maka Dayang Sumbi akan memperlakukannya seperti saudaranya sendiri, dan jika yang menemukan gulungan benang tersebut adalah seorang laki-laki, maka Dayang Sumbi akan menjadikannya suami.
Setelah beberapa saat, ternyata yang menemukan gulungan benang tersebut adalah seekor anjing yang bernama Tumang. Meskipun seekor anjing, Dayang Sumbi merasa harus tetap memenuhi janjinya.
Sang raja yang kesal dengan apa yang akan dilakukan oleh Dayang Sumbi, kemudian mengusir dan membuang Dayang Sumbi ke sebuah pondok sederhana di dalam hutan.
Setelah menikah, Dayang Sumbi dibuat bingung karena setiap bulan purnama, anjing tersebut berubah menjadi pria tampan, dari pernikahan mereka ini, lahirlah seorang anak laki-laki yang kemudian diberi nama Sangkuriang.
Beberapa tahun berlalu, suatu ketika saat Sangkuriang pergi berburu dia mencoba membunuh seekor babi hutan yang ternyata adalah Celeng Wayungyang, nenek dari Sangkuriang.
Tuman mencoba menghentikan perbuatan Sangkuriang tersebut. Merasa kesal dan tidak mendapatkan apapun, Sangkurian kemudian membunuh Tumang dan mengambil hatinya untuk dibawa pulang.
Ketika waktu makan malam tiba, Dayang Sumbi sudah menjadi hati yang dibawa Sangkuriang sebagai bahan makanan. Ketika Dayang Sumbi mencoba memanggil Tumang untuk dibagikan makanan, Tumang tak kunjung datang.
Merasa bersalah dan sedih, Sangkuriang lalu menjelaskan bahwa hati yang dibawa olehnya adalah hati Tumang. Merasa sedih dan marah, Dayang Sumbi lalu memukul Sangkuriang hingga meninggalkan bekas luka di kepalanya.
Karena berpikir bahwa ibunya membencinya, Sangkurian kabur dari rumah. Setelah beberapa saat, Dayang Sumbi menyesal telah melakukan hal tersebut dan berdoa kepada dewa agar menyatukan kembali dirinya dengan Sangkuriang, anaknya.
Ketika Sangkuriang keluar rumah, Sangkuriang ternyata telah lupa ingatan dan bahkan tidak mengetahui bahwa dia memiliki seorang ibu bernama Dayang Sumbi.
Sangkuriang kini telah tumbuh dewasa, suatu ketika, Sangkuriang bertemu dengan seorang wanita cantik di hutan dan ternyata itu adalah Dayang Sumbi, namun karena hilang ingatan, Sangkuriang tidak mengetahui bahwa wanita tersebut adalah ibunya.
Karena tertarik dan jatuh cinta, Sangkuriang kemudian melamar wanita tersebut. Karena sudah bertahun-tahun tidak bertemu, Dayang Sumbi pada awalnya tidak mengetahui bahwa yang melamarnya adalah anaknya, Sangkuriang.
Namun sehari sebelum pernikahan, Dayang Sumbi mendapati bekas luka yang sama pada kepala pria yang akan dinikahinya dengan bekas luka Sangkurian.
Mengetahui hal tersebut, Dayang Sumbi mencoba menggagalkan pernikahan tersebut dengan menjelaskan kepada Sangkuriang, namun Sangkuriang tidak mau mendengar penjelasan dari Dayang Sumbi.
Dayang Sumbi kemudian memberikan syarat yang tidak mungkin bisa dilakukan Sangkuriang untuk pernikahan tersebut. Syarat tersebut adalah Sangkuriang harus membuatkan sebuah danau dengan perahu yang akan digunakan nantinya dalam waktu satu malam.
Sangkuriang kemudian menyanggupi hal tersebut. Dengan dibantu oleh makhluk gaib, Sangkuriang hampir berhasil menyelesaikan permintaan Dayang Sumbi.
Sadar Sangkuriang akan berhasil, Dayang Sumbi menggunakan syal ajaibnya untuk membuat cahaya dari timur sehingga seolah-olah fajar telah tiba. Sangkuriang merasa gagal untuk memenuhi syarat pernikahan dari Dayang Sumbi.
Sangkuriang yang merasa kesal dan gagal memenuhi persyaratan pernikahan dari Dayang Sumbi kemudian menendang perahu tersebut hingga terbalik dan perahu tersebut berubah menjadi gunung yang kini dikenal Gunung Tangkuban Perahu.
Sangkuriang tetap memaksa Dayang Sumbi untuk menikah, hal ini membuat Dayang Sumbi berusaha kabur dari Sangkuriang. Agar selamat dari kejaran Sangkuriang, Dayang Sumbi meminta bantuan kepada tuhan untuk membantunya.
Permintaan tersebut kemudian terkabul dan Dayang Sumbi berubah menjadi bunga Jaksi dan Sangkurian gagal menemukannya.
submitted by Electrical-Site-703 to u/Electrical-Site-703 [link] [comments]


2024.04.06 19:15 Electrical-Site-703 dongeng

Dongeng cerita rakyat yang pertama adalah cerita Malin Kundang. Cerita bercerita tentang seorang anak yang bernama Malin Kundang. Malin Hidup bersama ibunya di sebuah desa pesisir pantai Sumatera Barat.
Setelah beranjak dewasa, malin merantau ke kota dengan tujuan agar mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Setelah beberapa tahun, Malin Kundang kini sudah sukses dan hidup berkecukupan di kota, bahkan dia sudah menikah dengan putri dari seorang bangsawan.
Setelah menikah, istri Malin Kundang yang sedang hamil menginginkan untuk berlibur ke pantai. Karena sangat mencintai istrinya, Malin Kundang dan istrinya pergi berlibur ke pantai dan ternyata pantai tersebut adalah desa dimana ibu Malin Kundang tinggal.
Setibanya di pantai, ibu Malin Kundang yang sudah bertahun-tahun tidak bertemu anaknya, dan melihat dari kejauhan bahwa Malin Kundang datang, langsung menghampiri dan memeluknya.
Pada saat tersebut, Malin Kundang merasa malu dan tidak mau mengakui ibunya yang berasal dari desa. Sempat terjadi perdebatan antara mereka, ibu Malin Kundang pun kemudian merasa sedih sekaligus marah anaknya kini tidak mengakui dirinya sebagai ibunya.
Ibu Malin Kundang kemudian berdoa dan mengutuk Malin Kundang menjadi batu. Sembari menyesali perbuatannya yang sudah terlambat, dengan posisi bersujud Malin Kundang kini ternyata sudah berubah menjadi batu.
Melalui dongeng cerita rakyat Malin Kundang ini, anak-anak akan belajar agar tidak durhaka kepada orang tua mereka.
submitted by Electrical-Site-703 to u/Electrical-Site-703 [link] [comments]


2024.04.02 15:23 Efficient_Durian_773 ibu

luahan tentang ibu
11/10/2020. Tarikh ibu aku meninggal. Aku masih ingat waktu tu, pagi hari ahad, kelas pertama untuk haritu, kelas seni. Waktu tengah kelas, tiba-tiba salah seorang batchmate aku ketuk pintu pintu kelas dan cakap warden nak jumpa aku. Hanya allah sahaja yang tahu perasaan berdebar aku kerana malam sebelum ini, aku dapat mesej dari kakak aku "doakanibu, ibu masuk hospital dan tak sedar lagi". Aku pelik, ibu aku tak pernah sakit, Ibu aku orang yang paling sihat.tapi waktu tu aku tepus semua perasaan, sebab aku duduk di asrama, 3 jam dari rumah. Perjalanan nak pergi jumpa wardenwaktu tu aku rasa macam perjalanan yang paling lama. Sampai saja di depan pejabat, warden perempuan terus peluk bahu aku. Waktu tu aku dah taknak dengar apa apa pun warden cakap. Aku rasa nak pekakkan telinga. "Harap awak bersabar......"Aku dengar je tiga perkataan tu, aku harap dunia ni berhenti berputar.Aku dah tak dengar ayat seterusnya. Tapi aku tak boleh menangis,aku taknak menangis. Sorang warden perempuan teman aku naik asrama kemas baju. Otw, ke asrama dan sampai bilik memang aku tak menangis langsung, tapi aku termenung. Aku termenunng fikir betul ke? Betul ke aku tak mimpi ni? Sampai je kat bilik, aku kemas barang and lastly baru aku bukak almari nak ambil barang lain, waktu tu ada gambar ibu aku dukung aku waktu kecil aku lekat di pintu almari bahagian dalam. Waktu tu baru aku menangis.
Aku hanya ada 15% bateri phone dan tak ada duit cukup waktu tu nak beli tiket balik. Tapi aku bendahari kelas, aku diam-diampakai duit kelas untuk beli tiket balik. Phone aku pakai 'super saving' mode nak jimat bateri, untuk call ayah aku. OTw balik aku menangis 3 jam. 3 jam aku menangis tanpa henti. Sampai je depan rumah, ra,ai sangat tengah tunggu aku, semua tunggu aku jw sebab aku lama nak sampai. Masih dalam baju sekolah, aku menangis, aku mandikan ibu dan aku oergi kuburkan ibu. Balik rumah, aku makan ikan masak lemak, abah suapkan, masih dalam baju sekolah. 2 minggu aku cuti, tapi 2 minggu juga hari hari aku bangun pagi terus pergi check bilik ibu aku. Aku masih lagi dalam fasa denial. Aku tak boleh terima kenyataan yang ibu aku dah tak ada. Aku pergi bilik dia dengan harapan dia masih tidur atas katil dia.Bila aku naik sekolah, aku senyum dan buat macam tak ada apa-apa jadi. Aku bergurau dengan kawan-kawan aku macam biasa.Tapi dalam masa ni, aku marah, aku marah sangat dekat Allah. Aku marah sebab Allah ambilibu aku. Kenapa Allah ambil ibu aku.Aku merajuk dengan Allah. Solat aku sengaja tinggal. Kalau solat pun aku rasa terpaksa.Aku rasa Allah tu tak adil waktu tu. Tak adil sangat. Tapi siapa lah aku nak menidakkan takdir.
Beberapa minggu lepas tu, aku baru dapat tahu ibu aku meninggal disebabkan sihir. Bukan sakit sendiri, tapi sakit buatan orang.Aku berdendam sangat dengan siapa yang buat tu sampai sekarang. Aku rasa nyawa ibu aku diambil secara paksa. Aku harap siapa yang sihir ibu aku tu, allah tak terima taubat dia. Astagfirullah. Beberapa malam sebelum tu aku ada mimpi, mimpi ada benda ditanam dalam pasupokok bunga mak aku. Aku bagitahu kakak aku, dan betul sebab mimpi tu mungkin mimpi petanda.Waktu ayah aku berubat sebab tempias sihir, ustaz tu ada cakap sihir tu ditanam dalam salah satu pasu pokok ibu aku.
Aku benci siapa yang percaya sihir. Aku benci penyihir. Aku benci siapa yang syirik. Aku harap siapa yang buat sihir tak kisahlah kepada sesiapa pun, atas tujuan apa apa pun, aku harap kau dapat neraka paling dalam. Aku kenal tahu siapa yang sihir ibu aku. Mak tiri aku. Tak layak digelar seorang mak. Perangai serupa iblis. Ambil nyawa ibu aku guna bantuan iblis. Aku memang takkan maafkan perempuan sundal tu. Dia sihir ibu aku sebab nakkan ayah aku. Nak kikis harta ayah aku. Bila ibu aku dah tak ada, tak ada juga halangan dia nak mengikis. Jikalau suatu hari nanti dia nazak dan melutut minta maaf pun, aku takkan maafkan iblis bertopengkan perempuan sundal macam tu.
Aku rasa banyak juga orang yang kehilangan insan tersayang angkara sihir.
submitted by Efficient_Durian_773 to malaysians [link] [comments]


2024.03.26 14:28 MarioFan171 Kevvviiinnn Stage 39 HeavyAF Dubstep Edition

A Dubstep Remix of my most complicated Bytebeat, Inspired by u/Greaserpirate
A Remix of Crude Sinewave Dubstep and Kevvviiinnn Stage 39
V2
submitted by MarioFan171 to bytebeat [link] [comments]


2024.03.24 05:04 abdulsamri89 Padu bukti kegagalan 'raja formula' Rafizi, kata Puad

Padu bukti kegagalan 'raja formula' Rafizi, kata Puad
Pemimpin Umno mengkritik kegagalan sistem Pangakalan Data Utama (Padu) yang disebabkan kelemahan dalam sistem kerja serta komunikasi.
Ahli Majlis Kerja Tertinggi (MKT) Umno, Mohd Puad Zarkashi, berkata, ia juga memberi gambaran kegagalan Menteri Ekonomi, Rafizi Ramli.
"Rafizi dikaitkan dengan 'raja formula' gagal. Formula dia semua tidak menjadi. Padu itu Rafizi, Rafizi itu Padu. Padu dilihat gagal.
"Itu sebab PMX minta Rafizi perjelas isu Padu kepada Kabinet. Kerajaan Sarawak secara terbuka negatif pada Padu. Ia ibarat telanjangkan diri kata seorang menteri Sarawak.
"Padu gagal kerana sistem kerja gagal, komunikasi gagal dan imej Rafizi yang gagal. Apakah 'delivery system' kebajikan rakyat akan terencat dan tambah kucar kacir?" tulisnya dalam satu hantaran di Facebook.
Terdahulu, Sarawak meminta beberapa perubahan dibuat berkait maklumat peribadi yang diminta dalam sistem Padu.
Menteri Pelancongan, Industri Kreatif dan Seni Persembahan Sarawak, Abdul Karim Rahman Hamzah berkata, pendaftaran Padu ibarat 'menelanjangkan diri'.
Ini kerana katanya orang ramai perlu mendedahkan semua butiran peribadi, termasuk akaun bank, hartanah dan pelaburan.
Menurut Abdul Karim, keraguan berhubung maklumat peribadi individu itu dibincangkan dalam mesyuarat kabinet negeri baru-baru ini.
Bagaimanapun, dia menegaskan pendirian itu tidak bermakna kerajaan Sarawak tidak menyokong inisiatif Kerajaan Persekutuan, sebaliknya hanya meminta penelitian semula.
Bernama pula melaporkan Rafizi diminta memberi penjelasan kepada jemaah menteri berhubung isu pendaftaran Padu minggu depan.
Perdana Menteri Anwar Ibrahim memaklumkan ia susulan kebimbangan yang dibangkitkan oleh Premier Sarawak Abang Johari Tun Openg.
Mengulas lanjut, Mohd Puad berkata Rafizi kini telah menerima "karma" yang dilakukannya sebelum ini dalam mengkritik kepimpinan bekas perdana menteri Najib Razak.
"Dulu Rafizi suka menghasut, BN itu barang naik. Najib itu 1MDB, 1MDB itu Najib.
“Sekarang hukum karma dipulangkan kepada dia," tulis Mohd Puad lagi.
🫣🫣🫣🫣
Rafizi is making Unity government ununited
submitted by abdulsamri89 to malaysia [link] [comments]


2024.03.20 20:56 OkLaw5779 How is my chart for parenthood?

I am curious about this. Could you give me some insights about how I would be as a parent? How my relationship with my kids be? Any challenges I might face?
submitted by OkLaw5779 to vedicastrology [link] [comments]


http://swiebodzin.info